Wednesday, September 27, 2017

Sepatuku Bukan Sepatumu

Dalam kehidupan, manusia pasti memiliki sepatu dengan rasa yang berbeda.
Warna, ukuran, dan pijakan yang tak sama. Sepatuku bukan hidupmu, begitu pun juga dengan sepatumu. Bukan hidupku.

Sepatuku telah membawaku pada perjalanan yang berbeda denganmu. Menyusuri setiap titik kehidupan yang mungkin tidak dirasakan oleh sepatumu. Sepatuku telah berlari, mungkin, sepatumu hanya perlu berjalan dengan santai untuk mencapai titik tertentu.

Sepatu kita bisa saja jalan beriringan, tetapi tanah yang sedang diinjak tidaklah sama.
Bisa saja tanah dibagianku tidak selunak bagianmu. Karena itu, mungkin sepatumu menjadi kotor, tapi kau menjadi tahu apa yang harus dilakukan.

Mungkin, orang lain lebih tertarik memandangi sepatumu yang berwarna.
Atau mungkin, lebih tertarik memandangi sepatuku yang hanya berwarna hitam dan putih. Tak apa, setiap orang berbeda.

Sepatuku bukan hidupmu. Maka, janganlah bertindak seolah-olah kau tahu rasanya.
Sepatumu bukan hidupku. Maka, aku pun tidak akan bertindak seolah aku tahu bagaimana rasanya berpijak pada sepatumu.





With love,


No comments:

Post a Comment